Kenduri Labuhan, kearifan lokal masyarakat mensyukuri berkah Allah
Administrator 13 November 2025 20:54:55 WIB
Kamis, 13 November 2025, warga Dusun Ngadipiro Lor menggelar adat jawi sukuran labuhan yang dilaksanakan di tiap RT. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur dan doa bersama menjelang musim tanam.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memohon agar tanaman polowijo dan polokirno dapat tumbuh subur, menghasilkan panen yang melimpah, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar dijauhkan dari berbagai bencana dan diberi keselamatan serta kelancaran dalam bertani.
Tradisi adat jawi sukuran labuhan ini menjadi bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus wujud kebersamaan dan gotong royong warga Dusun Ngadipiro Lor dalam menjaga kearifan nenek moyang. (ES)
Sumber : KIM Ngadipiro Lor
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Apel Pamong Kalurahan Rejosari, Senin, 09 Maret 2026
- Peningkatan Kapasitas SDM lokal, PemKal Rejosari Gelar Pelatihan Jurnalistik KIM se- Kalurahan Rejos
- Pererat Solidaritas, Karang Taruna Satya Bhakti Kaligayam Kidul Distribusikan Seragam Baru
- Tradisi Kondangan Malam Selikuran Kaligayam Kidul: Simbol Sedekah dan Tukar Kebahagiaan
- Posyandu Balita Dusun Ngadipiro Lor – 10 Maret 2026
- Kenduri Malam 21 Ramadhan (Selikuran) di Balai Dusun Ngadipiro Lor
- Muskal Pertanggungjawaban Bumdes, Wujud transparasi pengelolaan usaha













