Kontribusi PKH Bedil Wetan dalam upaya penurunan angka stunting

Administrator 06 Maret 2025 22:00:32 WIB

REJOSARI (KabaRe)Pertemuan bersama pendamping PKH di Padukuhan Bedil Wetan rutin dilaksanakan tiap bulannya. Pagi ini (24/02), pertemuan bertempat di Rumah Ibu Tyas mulai pukul 09.00-10.30 WIB. Kegiatan rutinan dilakukan dengan tujuan memberikan pendampingan dan penguatan untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
-
Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Penerima PKH juga diberikan edukasi terkait fokus pemerintah dalam mengurangi angka stunting untuk melahirkan generasi di masa depan yang berkualitas. Pemenuhan gizi dalam upaya mencegah stunting dimulai dari usia anak dalam kandungan hingga usia balita.
-
Selain itu dari pendamping PKH, Bapak Kuswanto juga menyampaikan adanya perubahan data induk baru KPM yang semula berdasarkan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) menjadi DTSE (Data Tunggal Sosial Ekonomi) mulai tahun 2025. Pergantian ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial (bansos).
-
"Adanya acuan baru untuk menentukan KPM diharapkan dapat lebih efektif dan efisien dalam menjangkau keluarga miskin dan rentan. Selain itu, graduasi penerima PKH ditargetkan minimal 10 KPM tiap tahunnya" jelas Kuswanto, selaku pendamping PKH
-
Harapannya penerima PKH dapat memanfaatkan bantuan yang diterima untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan keluarga, sehingga tujuan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia dapat terealisasi secara maksimal. (ES)

 

Sumber : KIM Bedil Wetan

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung